17 Februari 2011 - 20:30

Kemenangan revolusi rakyat Tunisia dan Mesir telah memicu perubahan baru di kawasan Timur Tengah. Revolusi rakyat Tunisia dan Mesir menginspirasi rakyat negara-negara Arab lainnya untuk turut melakukan hal yang sama.

Menurut Kantor Berita ABNA, perkembangan berita minggu-minggu terakhir ini di dunia Islam yang disebabkan kesadaran umat Islam, runtuhnya Diktator Mesir dan Tunisia juga tidak bisa diragukan lagi adalah jalan yang akan berlanjut dengan revolusi baru dikawasan tersebut. Kawasan yang akan meneriakkan yel-yel yang disampaikan dan diinginkan sendiri oleh umat Islam.

Kondisi baru di kawasan Timur Tengah telah dimulai dari Mesir dan Tunisia. Tanpa diragukan lagi hal itu tidak hanya akan berhenti di dua Negara tersebut. Untuk kesekian kalinya ABNA mempersembahkan perkembangan revolusi umat Islam detik demi detik  di kawasan umat Islam. Mengingat para pembaca ABNA banyak yang berminat menyimak berita detik-demi detik perkembangan Revolusi umat Islam kawasan timur tengah ini.

Bahrain, jam 06.00 pagi waktu Tehran. Demonstrasi masyarakat Bahrain dimulai setelah setelah shalat Subuh. Sebenarnya ditetapkan Demonstrasi masyarakat Bahrain dilakukan selepas Dhuhur tapi masyarakat perkampungan Manamah sudah memulai Demonstrasi mereka langsung setelah melakukan Shalat Subuh. Demonstrasi ini harus berurusan dengan Aparat keamanan Bahrain yang secara beringas menyikapi aksi para demonstran.

Bahrain, jam 08.00  pagi. Salah satu saksi mata yang tidak ingin namanya disebutkan mengatakan,” Polisi anti kudeta Bahrain hari ini setelah Demonstrasi hari senin kemarin dimulai Aparat kepolisian menyerang para demonstran dengan peluru plastik dan gas air mata  dengan penuh kemarahan."

Kelompok penentang pemerintahan Bahrain meminta para kelompok-kelompok penentang yang lain untuk melakukan Demonstrasi bersama, mereka menamai hari itu sebagai Hari Kemarahan.

Para petinggi Bahrain menjanjikan akan memberikan lebih dari seribu dinar atau senilai 2650 Dolar kepada para  Bupati ketika mereka  bisa mempersiapkan kebebasan media massa sedemikian rupa.

Mesir, jam 09.00 pagi kelompok Ikhwanul Muslimin meminta kepada Dewan Permusyarawatan Mesir untuk melakukan perbaikan secepat mungkin dengan hukum-hukum yang berlaku dan bersama-sama masyarakat melakukan Revolusi.

Amnesti tahanan politik memberikan perubahan yang cukup signifikan di Mesir dan pentingnya dilakukan pemilihan umum anggota Parlemen dibawah dewan kehakiman sebagai sebuah awal permulaan hal inilah yang diajukan Ikhwanul Muslimin kepada Dewan Permusyawaratan Pertahanan Mesir.

Mesir, jam 12.00 waktu Teheran, masyarakat Mesir berdemonstrasi di Bundaran Tahrir Kairo atas hubungan diplomasi via telepon yang dilakukan pimpinan musyawarah tertinggi Angkatan Bersenjata Mesir dengan wakil bidang perang pemerintahan Zionis. Bermacam-macam Yel-yel menentang Rezim Zionis dilontarkan dalam demonstrasi ini.

Mesir, jam 13 waktu Teheran. Musyawarah Revolusi 25 Februari mengumumkan masyarakat akan mengadakan pesta Revolusi pada hari Jum’at mendatang dalam rangka mencapai tujuan Masyarakat

Jutaan orang akan turun kejalan melakukan demonstrasi, pada demonstrasi tersebut akan diserukan tuntutan-tuntutan penting diantaranya berupa tuntutan pelepasan para tahanan politik dan tuntutan perubahan signifikan di pemerintahan Mesir.

Yaman jam 13 waktu Teheran, kemarin ribuan warga Yaman turun ke jalan menuntut turunnya Rezim Ali Abdullah Shaleh, mereka juga berusaha keras menembus hingga istana presiden Yaman. Aparat Kepolisian Yaman menjadi penghalang kukuh masyarakat yang berupaya mencapai Istana kepresidenan tersebut.

Selain di Kota San’a dikota lain di Yaman juga terjadi Demonstrasi yang sama. Disinyalir bahwa pengunduran pengukuhan kekuasaan yang sudah kesekian kalinya tidak mampu membendung kemarahan massa. Mereka bersemangat turun kejalan mengikuti jejak saudara-saudara sesama muslim di Mesir dan Tunisia.

Tunisia jam 14 waktu Teheran.  Mentri Luar negeri Tunisia mengundurkan diri dikarenakan kejadian memalukan dihadapan Perancis dan juga adanya kemarahan masyarakat padanya.

Ahmad Unais Mentri Luar Negeri Tunisia Peralihan pada pernyataan terbarunya minder dengan kemarahan yang ditujukan masyarakat padanya. Dalam sebuah acara televisi dia tampak enggan untuk menggunakan istilah Revolusi untuk masyarakat Tunisia dalam menggusur presiden dikatatoris Tunisia. Dan dengan sikap memalukan meuji-muji perwakilan Perancis Micle Lumary.

Masyarakat Islami Tunisia yang berevolusi dengan menggunakan landasan-landasan Islami, mereka merasa geram dengan ungkapan pemikir berbau barat petinggi Tunisia tersebut. Karena prilakunya itu dia dinilai tidak memiliki kelayakan untuk melakukan diplomasi mewakili masyarakat Revormis Tunisia.

Mesir, Jam 14.00 waktu Teheran. Salah satu stasiun AlJazair mengumumkan.” Jumlah Aparat kepolisian yang didatangkan ke Bundaran Tahriri Kairo diperbanyak dan meminta bupati yang tinggal ditempat itu untuk meninggalkan Bundaran."

Aljazair, Jam 14.20 waktu Teheran. Istilah persatuan negara untuk perubahan demokrasi di Aljazair mengumumkan,” Sudah direncanakan bahwa setiap minggu dihari sabtu akan dilakukan demonstrasi.”

Salah satu masalah yang masih mengganjal hingga sekarang adalah dalam segi perubahan politik dan perwujudan demokrasi dalam Negeri. Sehari sebelumnya dikarenakan adanya pelarangan dari  Aparat  keamanan Ajazair untuk melakukan demonstrasi maka disepakati bahwa setiap pekan pada hari sabtu akan diadakan demonstrasi bersama.

Muhsin Bal’abas juru bicara Demonstran yang turut datang pada demonstrasi tersebut mengumumkan bahwa dia dan kawan-kawannya menyambut seruan untuk melakukan demonstrasi setiap sabtu, dan demonstrasi ini perlu dilanjutkan hingga rezim lengser dari negerinya.

Demonstran Aljazair ini berupaya mencari tambahan pendukung dengan cara tersebut untuk bisa mempersiapkan lahan dalam menapak tilas langkah yang sudah diambil Mesir dan Tunisia dalam melengserkan Rezim Abdul Azis di Negara mereka. Abdul Aziz sudah berkuasa semenjak tahun 1999 sampai sekarang dan telah mampu mengumpulkan sepersepuluh kekuasaan di Aljazair.

Karanah Bahtari, jam 14.30 waktu Teheran di daerah Karanah bahtari jalan Yordania untuk mencegah percikan Revolusi Mesir dan Tunisia pada palestina Karanah Bahtari negara Abu mazen pimpinan pembentukan Pemerintahan mandiri Palestina terpaksa harus memberikan maaf ke pimpinan Salam Fiyadh 

Akhir-akhir ini dikabarkan Pembentukan Pemerintahan mandiri Palestina akan melakukan pemilihan umum kawasan Karanah Bahtari pada bulan Juli dan Hamas sendiri menilai hal itu sebagai tindakan diluar hukum.

Saib Arikat ahli diplomasi istimewa yang pernah bekerja di Pemerintahan mandiri Palestina pada hari Sabtu tangal 12 Februari 2011 meminta maaf untuk dirinya pribadi.

Arab Saudi. Jam 14.40 waktu Teheran. Ketakutan raja Malik Abdullah atas berulangnya kejadian di Mesir dan Tunisia di kawasan Timur Arab Saudi  hari demi hari semakin meningkat. Perbincangan terakhir Malik Abdullah dengan Obama meminta perlindungan secara berkala dari pihak Amerika untuk Husni Mubarak, hal ini menunjukkan bahwa ketakutan Malik Abdullah sudah sampai pada titik puncak.

Raja Arab Saudi dapat memahami dengan baik jika orang-orang Tunisia di Barat Negara ini yang merupakan orang-orang Syiah atau masyarakat Syiah Bahrain dan Emarat juga melakukan demonstrasi maka Amerika akan memperlakukan Arab Saudi seperti perlakuan pada Mesir.

Bahrain, Jam 15.30 waktu Teheran. Para demonstran Bahrain berkumpul di jalan Manamah, Maljiyah, dan Maharaq. Salah satu yel-yel mereka berbunyi sperti ini,” Pemerintahan Dzalim, kami tidak ingin kami tidak ingin.”

Bahrain, jam 16.00 waktu Teheran. Kabar terakhir, para demonstran tidak hanya dari orang-orang Syiah namun juga dari kalangan orang-orang Ahlu Sunnah.

Libiya, jam 16.00 waktu Teheran, Qadafi ditujukan pada masyarakat Palestina berkata,” Israel tidak akan mengabulkan apa yang kalian inginkan, satu jalan adalah memberontak dihadapan mereka.” Dia yang juga termasuk dari jajaran para Diktator dan sedang dirongrong untuk dilengserkan menambahkan,” Karapan Kapal bantuan harus sampai di Gaza dan tetap disana hingga masalah masyarakat Gaza terselesaikan, sekarang adalah waktu revolusi masyarakat.”

Yaman, jam 16.37 waktu Teheran. Perselesisihan antara para demonstran dengan aparat keamanan sampai waktu itu terdapat 8 orang mengalami luka-luka

Mesir, jam 17.17 waktu Teheran. Terdapat ribuan orang berdemonstrasi di Manamah, aparat keamanan juga sedang baku hantam dengan mereka. Aparat keamanan berupaya agar di Ibu Kota tidak terjadi demonstrasi menentang pemerintah. Helikopter juga berterbangan memenuhi langit-langit Ibu kota Mesir.

Di desa Karzkan Bahrain barat juga berlangsung pertikaian antara penduduk setempat dengan aparat keamanan. BBC menulis, pertikaian yang berlangsung 24 jam yang lalu di Bahrain setidak-tidaknya terdapat 14 orang yang mengalami luka-luka.